Friday, 19 July 2013

EGCG Pada Teh Hijau

http://wanitabersih.blogspot.com/2013/07/egcg-pada-teh-hijau.html
Berdasarkan hasil penelitian tahun 2000 yang dilakukan oleh Sasazuki, et al di Jepang pada 262 pria berusia di atas 30 tahun, bahwa responden yang memiliki kebiasaan Minum Teh hijau 2 cangkir sehari, memiliki risiko yang lebih rendah untuk mengalami penyakit aterosklerosis. Hal ini disebabkan oleh khasiat dari kandungan teh hijau yaitu EGCG (epigallocatechin gallate). EGCG dapat mencegah peristiwa agregasi platelet yang dapat menghambat sirkulasi darah. Hal ini dapat menimbulkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Berdasarkan penelitian di Jepang pada 9510 wanita usia di atas 40 tahun, didapatkan hasil bahwa prevalensi penyakit stroke lebih rendah pada populasi yang memiliki kebiasaan Minum Teh sebanyak 3-5 cangkir perhari. Bila dibandingkan dengan jenis teh lainnya seperti teh hitam atau teh oolong, teh hijau lebih banyak mengandung EGCG. Satu gram teh hijau mengandung sekitar 30-50 mg EGCG.

Mengonsumsi teh hijau juga dapat menghambat terjadinya karies gigi. Mengonsumsi teh hijau akan mengurangi tingkat keasaman di dalam mulut sisa-sisa makan yang ada dii sela-sela gigi tidak akan menyebabkan karies gigi. Selain itu, EGCG yang banyak terdapat di dalam teh hijau juga dapat menjaga higienitas dari mulut. Bau mulut disebabkan oleh mikroflora yang beriteraksi dengan sisa-sisa makanan yang tertinggal di dalam mulut. Namun dengan anda mengonsumsi teh hijau, kandungan EGCG nya dapat mencegah berkembangnya mikroflora tersebut.

No comments:

Post a Comment