Sunday, 14 July 2013

Bertepuk Tangan Salah Satu Bagian dari Pertumbuhan Bayi

Sebenarnya bertepuk tangan merupakan puncak dari Perkembangan Bayi yang konstan dan bagian dari pemahaman bayi tentang tubuhnya. Saat usianya memasuki usia 5 hingga 6 bulan, si Kecil membuat sesuatu yang lebih baik dengan menyadari bahwa ia dapat melakukan hal-hal baru dari tangan yang satu ke tangan lainnya. Dan, kesadaran yang dimiliki si Kecil merupakan perkembangan penting untuk belajar bagaimana cara bertepuk tangan.

Cara bertepuk si Kecil dapat menggambarkan perkembangannya dalam banyak cara yang berbeda dan juga menunjukkan bahwa ia sudah tahu bahwa tangannya dapat digunakan secara bersamaan untuk mencapai satu tujuan. Selain itu, dengan bertepuk tangan, si Kecil dapat menunjukkan bahwa ia memiliki ketrampilan untuk melihat sejauh mana kemampuan tangannya dan juga menggambarkan perkembangan motorik yang baik.

Biasanya sebagian bayi tidak akan menunjukkan kemampuannya bertepuk tangan jika ia tidak melihat orang lain bertepuk tangan. Oleh sebab itu, Bunda dapat mendorongnya untuk bertepuk tangan dengan cara selalu berbicara padanya sebanyak yang Bunda bisa lakukan, terutama saat si Kecil sudah melakukan sesuatu, maka sudah selayaknya Bunda memberikan pujian dengan cara melakukan tepuk tangan. Dengan bertepuk tangan untuknya berarti Bunda telah memberi banyak inisiatif pada si Kecil untuk berlatih bertepuk tangan sendiri.

Kebanyakan bayi bertepuk tangan karena hal itu merupakan sesuatu yang baru untuk dilakukannya dan bukan karena ia mengerti bahwa bertepuk tangan adalah sesuatu yang menggembirakan. Dan, pada saat usianya menginjak 1 tahun, ia akan bertepuk tangan saat merasa bahagia tanpa mengetahui maknanya. Saat si Kecil mulai dapat menguasai beberapa hal yang dilakukannya, tentunya Bunda memandangnya sebagai prestasi yang sangat baik. Hal ini tentu menggambarkan Perkembangan Bayi secara fisik maupun mental yang telah mengalami perubahan secara signifikan.

No comments:

Post a Comment